Jadi, meski aku bukan tipe blogger yang aktif posting, tetep aja setiap mau posting ada perasaan galau mau posting di media mana. Kalau di instagram captionnya gabisa terlalu panjang padahal mau curhat panjang lebar, kalo di blogger situsnya jadul, di Medium terlalu polos tampilannya dan merasa medum belum terlalu banyak digunakan Indonesian user, kalo di wordpress? Auah udah lupa punya akun wordpress juga wakakakak
Pengen sih bikin blog baru pake domain biar nama situsnya langsung dot com gitu, biar berasa banget punya website nya hehehe, tapi repot belom ada waktu ngurusnya, terus sayang juga ini blogger udah jadi tempat penampungan curhatan dari jaman kuliah, berarti udah hampir 10 tahun lamanya, wooooow! Tapi postingnya beberapa tahun sekali looool. Jadi kalo mau buat blog baru juga sayang banget pengennya tetep pake yang sekarang aja.
Baiklah, setelah perwakilan dizi dari cabang Medium, Blogger, Instagram, dan Wordpress berunding, didapatkan keputusan bahwa ke depannya akan memusatkan postingan curhat panjang memblentang di situs ini, sedangkan di Instagram lebih ke postingan singkat atau spoler ke postingan yang di blog. Dan aku akan merepost beberapa stories ku di Medium di Blogger dengan mencantumkan tanggal posting aslinya biar ga rancu. Jadi pembaca setiaku yang jumlah nya 0 orang ga bingung liatnya hahahaha
Semoga di tahun 2020 ini postingannya ga sesepi tahun-tahun sebelumnya. Semangat membaca dan menulis!! Jadi diri yang lebih baik!!
Tampilkan postingan dengan label Random post. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Random post. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 Januari 2020
Rabu, 18 Maret 2015
Mungkin ada sesuatu..
Ada malam, ada siang
Ada pahit, ada manis
Ada sulit, ada mudah
Katanya, segala sesuatu diciptakan berpasang-pasangan
Katanya juga, kehidupan bagai roda yang berputar, kadang di atas kadang di bawah
Ketika putaran roda itu terjadi begitu cepat, sudah seperti menaiki roller coaster rasanya
Dari ujung kaki sampai ujung kepala terserang gejala 'syok' akut, terutama yang diregio toraks sinister, seringkali nyeri mendadak
Tapi..
Mungkin ada sesuatu, yang Allah ingin tunjukkan padaku
Ketika melemah pancang-pancang hati yang berbahan dasar 'iman',
bagaimana kembali berghirah dalam mengakselerasi derajat diri di mata-Nya
Mungkin ada sesuatu, yang Allah ingin beritahu padaku
Di tengah buaian mimpi indah yang membawa perahu ku jauh ke laut lepas,
bagaimana tajam butiran-butiran pasir saat kaki ini kembali menapak di daratan
Mungkin ada sesuatu, yang Allah ingin ajarkan kepadaku
Saat kalbu ini terlalu sering melewatkan rasa syukur,
bagaimana beratnya mengikhlaskan sesuatu yang dikira telah jadi hak ku
Buliran yang meluncur tanpa hilir ini hanyalah bukti lain dari kisah perjuangan dalam melawan waktu, menembus dimensi harapan yang dihadang rindu, untuk membangun anak-anak tangga menuju jannah-Nya
Ya..
Mungkin ada sesuatu,
yang aku tak tahu,
yang Allah siapkan untuk ku..
Minggu, 08 Maret 2015
i'm (temporarily) FREE~!!
Goyang-goyang kaki
sambil nyanyi "I feel free....!♬" ala Princess Syahrini
YAYS! Finally the time
has come for me to feel free!!
Well, setidaknya free
dari rasa gundah gelisah akan kesempatan untuk mengikuti coass gelombang ini,
juga dari tanggung jawab sebagai senpai sekaligus teman yang baik bagi si
skripsi fighter, sebut saja ukhti mawar, yang membuatku menjelajahi pelosok kecamatan Muara Satu selama seminggu ini
Finally, aku bisa
libuuuuur~! <=mulai lupa diri XD
Btw karna dari sejak
pengumuman aku belum sempat self-reward, jadinya malam ini aku sempatkan
memasak dinner yang super duper dalam hal kandungan gizi juga dalam potensi
memajukan jarum timbangan berat badan, heuheu
Chuuto Hampa Omurice
(Halfway-Omelette Rice)
Ini menu kalau misal
dijual bisa berharga 30ribuan secara bahannya cemacem, dari beef cornet, sosis,
telur 4 butir dan susu full cream kualitas terbaik. Kenapa kasih nama begini? karna
gak berhasil membuatnya terlihat seperti omurice sejatinya (lol), walaupun
rasanya enaak. Alhamdulillah pedas nasi gorengnya, dan manis omeletnya pas! Bisa
dimakan XD
Es Kopi Susu Gembira
Kalau yang ini gak kalah
menggembirakan daripada soda gembira (?)
Nescafe original plus
susu full cream kualitas terbaik dengan sedikit tambahan gula pasir supaya
memberikan citarasa yang dewasa, tidak terlalu pahit juga tidak terlalu manis.
Yang begini kalau beli di warung makan pinggir jalan harganya bisa 6 ribu,
kalau di restoran mungkin bisa sampai 12 ribu. Padahal kalo buat sendiri modalnya
gak nyampe 5 ribu lai!<= dasar ibu2 XD
Sambil nonton
Ghostwriter ep 8, sedaaap~!
“Work Hard & Pray
Hard, then Reward” (quote by mbak Dizi)
Cuma bisa puji syukur
buat gusti Allah :)
“Maka
apabila kamu
telah selesai dari satu
urusan maka
kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain.." — QS. Al Insyirah: 7
次はもっと頑張ります!!Will do even better next time!!
Minggu, 22 Februari 2015
Aku (gak) mau belajar!
Karna makan mengenyangkan, aku suka makan
Karna komik lucu, aku suka membacanya
Karna dorama seru, aku suka menontonnya
Tapi, karna belajar membosankan, aku gak mau belajar!
Begitulah sepotong pikiran ku, sederhana, masuk akal, namun cukup bodoh.
Ada kalanya aku merasa cukup cerdas dan cepat dalam memahami sesuatu yang membuatku malas untuk banyak belajar. Kau bisa bilang ini fragmen dari sifat sombong. Tak sedikit orang sombong yang bodoh.
Karna belajarpun nantinya akan lupa, lebih baik belajar saat akan dekat dengan ujian..
Salahkah?
Benar atau salahnya aku tidak tahu, karna selama ku menjalani masa studi dari sekolah dasar hingga perkuliahan, cara belajar yang sering disebut 'sistem kejar semalam' atau SKS, sedikit banyaknya membuahkan hasil dari yang bagus sekali sampai yang nyaris berbahaya. Tapi tak sedikit pula yang malah menjadi bumerang, apalagi ketika sistem itu menurunkan kualitas fisik ku saat ujian. Karna itu aku tidak bisa bilang bahwa SKS adalah cara belajar yang tepat bagiku.
Para 'ikemen' itu gak muncul dalam buku diktat ku,
ketika melihat video tentang tatalaksana pasien kecelakaan membuat nafsu makanku hilang,
jangankan jam 12 malam jam 10 saja bantal sudah terasa sangat empuk ketika kepala ini bersandar padanya
Serotonin hampir sama sekali tak terbentuk di otak ku saat aku belajar, membosankan!
Tuhan, aku gak pengen belajar!!
Tapi, kenapa aku harus???
「どうせなら私が嫁に行くことはもう決まるだしわざわざ勉強することは必要ないでしょう?!」
Kira-kira seperti itu yang dikatakan Meiko dalam salah satu episode 'Gochisousan'
"Nantinya aku juga cuma akan jadi seorang istri, kenapa harus belajar tinggi-tinggi?!"
Yah, 11-12 lah sama pernyataan ku di awal
Wanita ditakdirkan untuk melayani suaminya kelak, memasak, mengurus anak dan membersihkan rumah, lalu kenapa kita harus belajar hal-hal yang nantinya tidak berhubungan dengan kehidupan rumah tangga??
Perempuan normal didalam hidupnya paling tidak sekali pernah berpikir tentang hal ini
Dan aku, yang jelas-jelas dulu memilih jurusan kedokteran saja terkadang masih memikirkannya
Kedokteran, sebuah pilihan yang bukan main telah ku buat
Kenapa ya hari itu aku berpikir untuk menjadi dokter??
Aaaaaa~!
Tidak ada waktu untuk melakukan putar ulang mencari tahu alasan ku berada di sini, di saat ini.
Waktu tinggal sedikit, dan ketakutan telah menyelimuti pikiranku
"Kau bisa gagal, kemungkinan besar..."
Untuk saat ini biarlah aku belajar untuk melawan ketakutan ku
Walaupun sekelebat alasan telah kembali muncul, seperti ingin membanggakan orangtua, menjadi kaya raya dan bermanfaat bagi orang lain, untuk saat ini... saat ini saja...
Tuhan,
aku takut,
karna itu aku akan belajar.
Karna komik lucu, aku suka membacanya
Karna dorama seru, aku suka menontonnya
Tapi, karna belajar membosankan, aku gak mau belajar!
Begitulah sepotong pikiran ku, sederhana, masuk akal, namun cukup bodoh.
Ada kalanya aku merasa cukup cerdas dan cepat dalam memahami sesuatu yang membuatku malas untuk banyak belajar. Kau bisa bilang ini fragmen dari sifat sombong. Tak sedikit orang sombong yang bodoh.
Karna belajarpun nantinya akan lupa, lebih baik belajar saat akan dekat dengan ujian..
Salahkah?
Benar atau salahnya aku tidak tahu, karna selama ku menjalani masa studi dari sekolah dasar hingga perkuliahan, cara belajar yang sering disebut 'sistem kejar semalam' atau SKS, sedikit banyaknya membuahkan hasil dari yang bagus sekali sampai yang nyaris berbahaya. Tapi tak sedikit pula yang malah menjadi bumerang, apalagi ketika sistem itu menurunkan kualitas fisik ku saat ujian. Karna itu aku tidak bisa bilang bahwa SKS adalah cara belajar yang tepat bagiku.
Para 'ikemen' itu gak muncul dalam buku diktat ku,
ketika melihat video tentang tatalaksana pasien kecelakaan membuat nafsu makanku hilang,
jangankan jam 12 malam jam 10 saja bantal sudah terasa sangat empuk ketika kepala ini bersandar padanya
Serotonin hampir sama sekali tak terbentuk di otak ku saat aku belajar, membosankan!
Tuhan, aku gak pengen belajar!!
Tapi, kenapa aku harus???
「どうせなら私が嫁に行くことはもう決まるだしわざわざ勉強することは必要ないでしょう?!」
Kira-kira seperti itu yang dikatakan Meiko dalam salah satu episode 'Gochisousan'
"Nantinya aku juga cuma akan jadi seorang istri, kenapa harus belajar tinggi-tinggi?!"
Yah, 11-12 lah sama pernyataan ku di awal
Wanita ditakdirkan untuk melayani suaminya kelak, memasak, mengurus anak dan membersihkan rumah, lalu kenapa kita harus belajar hal-hal yang nantinya tidak berhubungan dengan kehidupan rumah tangga??
Perempuan normal didalam hidupnya paling tidak sekali pernah berpikir tentang hal ini
Dan aku, yang jelas-jelas dulu memilih jurusan kedokteran saja terkadang masih memikirkannya
Kedokteran, sebuah pilihan yang bukan main telah ku buat
Kenapa ya hari itu aku berpikir untuk menjadi dokter??
Aaaaaa~!
Tidak ada waktu untuk melakukan putar ulang mencari tahu alasan ku berada di sini, di saat ini.
Waktu tinggal sedikit, dan ketakutan telah menyelimuti pikiranku
"Kau bisa gagal, kemungkinan besar..."
Untuk saat ini biarlah aku belajar untuk melawan ketakutan ku
Walaupun sekelebat alasan telah kembali muncul, seperti ingin membanggakan orangtua, menjadi kaya raya dan bermanfaat bagi orang lain, untuk saat ini... saat ini saja...
Tuhan,
aku takut,
karna itu aku akan belajar.
Sabtu, 14 Februari 2015
pesan dari saudari #1
Kecewa...
Dibaliknya terdapat jawaban terbaik dari Allah..
Yang terbaik, datang dengan cara yang terindah
Yakinlah..
(ANS-chan)
sabar itu...
membawa sebuah keberkahan
mengkokohkan sebuah keimanan
membentengi dari sebuah kebencian
karna sabar adalah cinta
maka cinta akan membawa kebahagian
Allahu ya Rahman, Allahu ya Rahiim
(HNS-chan)
Dibaliknya terdapat jawaban terbaik dari Allah..
Yang terbaik, datang dengan cara yang terindah
Yakinlah..
(ANS-chan)
sabar itu...
membawa sebuah keberkahan
mengkokohkan sebuah keimanan
membentengi dari sebuah kebencian
karna sabar adalah cinta
maka cinta akan membawa kebahagian
Allahu ya Rahman, Allahu ya Rahiim
(HNS-chan)
Sabtu, 24 Mei 2014
Smile :)
“And then he gives me a smile that just seems so genuinely sweet with just the right touch of shyness that unexpected warmth rushes through me.” (Suzzane Collins, The Hunger Game)
If we talk about things that simply easy to do but impacts great it would be smile. Many studies have shown that this little thing called 'smile' could make not only your psychology better but also really good for your body's health. Someone quoted that joy is a source for our smile, but sometimes smile can be the source of our joy. There was also a study that said people who smile more often live longer because it releases stress, slows the heart rate, and relaxes your body. People who see you smiling would absolutely get affected and its more likely will cause a good signal for 'em. That is why, i totally agree if someone says "smile is truly important".
"Today, when someone smiles, a glum mood is lifted, an apology is accepted, a person's shaky self-confidence gets a boost, a deal is struck, a physical attraction is communicated" (Women's Health Magz)
I found interesting facts about smile such as women smile significantly more than men do, especially in their late teens and as young adults; you would look more trustful when you're talking while smiling; smiling and laughter both have been shown to lessen pain. They release endorphins that lift our moods, but many of these act as natural painkillers too; aaand many more~
Smiling makes you happy. Seeing someone smiling would also brings you happiness.
If we talk about things that simply easy to do but impacts great it would be smile. Many studies have shown that this little thing called 'smile' could make not only your psychology better but also really good for your body's health. Someone quoted that joy is a source for our smile, but sometimes smile can be the source of our joy. There was also a study that said people who smile more often live longer because it releases stress, slows the heart rate, and relaxes your body. People who see you smiling would absolutely get affected and its more likely will cause a good signal for 'em. That is why, i totally agree if someone says "smile is truly important".
"Today, when someone smiles, a glum mood is lifted, an apology is accepted, a person's shaky self-confidence gets a boost, a deal is struck, a physical attraction is communicated" (Women's Health Magz)
I found interesting facts about smile such as women smile significantly more than men do, especially in their late teens and as young adults; you would look more trustful when you're talking while smiling; smiling and laughter both have been shown to lessen pain. They release endorphins that lift our moods, but many of these act as natural painkillers too; aaand many more~
Smiling makes you happy. Seeing someone smiling would also brings you happiness.
(>V<)
oh no, not that one XD
(´ ▽`).。o.
(all gifs belong to: miyuki-arashi)
Langganan:
Postingan (Atom)
(Beating) Negative Thoughts
Ku kira, telah berhasil ku lewati fase yang paling sulit dari pengobatan penyakitku, yakni operasi. Ku kira, setelah ini aku sudah mulai bis...
-
Halo semuanyaaaa, kali ini aku akan memberi review beberapa dokter obgyn perempuan yang aku datangi untuk kontrol selama hamil anak perta...
-
Siip, ini adalah salah satu pengalaman yang wajib untuk diceritakan karena kesannya yang begitu melekat bagi kami para penghuni setia ka...



