Kamis, 04 April 2013

Workhard, Dream, and Imaan Within



Bismillahirrahmanirrahiim..

Long time no see.. Masih dengan ku, Dizi Bellari Putri, mahasiswa semester 6 Pendidikan Dokter UNIMAL, Lhokseumawe. Masih yang dulu, biasa saja.

Kau tahu, waktu terus begulir tanpa memberi kesempatan padaku untuk kembali. Hilang bagai kilapan cahaya tanpa kusadari meninggalkan bayangan sejuta rencana dan mimpi yang ku genggam, musnah menjadi butiran molekul kenangan. Di sini aku, semakin menyesal, semakin hilang kepercayaan..

Bila membuka lagi lembaran kisah masa kecilku yang begitu bahagia, aku teringat akan segala kesenangan yang tersedia bagiku. Baik itu makanan, pakaian, tempat tinggal, hingga segala bentuk jenis hiburan yang menyenangkan memenuhi memori ku. Kami memang bukan keluarga yang kaya raya saat itu, tapi setidaknya Allah selalu memberikan kecukupan pada kami. Ku tersenyum, membayangkan betapa indahnya saat-saat itu. Saat di mana aku bebas berlari melakukan apa yang ku mau. Cita-cita dan impian bukanlah hal yang sulit untuk diciptakan sebanyak-banyaknya bagi Dizi kecil. Yang ia tahu, semua akan tercapai, pasti, suatu saat.

Aku beranjak remaja, menemukan banyak hal baru dan berjumpa dengan banyak orang. Yah, profesi ayahku yang mengharuskan kepindahan domisili kami membuatku harus beberapa kali beradaptasi dengan lingkungan baru. Masalah ini-itu datang silih berganti pada gadis belia ini. Status sosial, pelajaran sekolah, persahabatan dan rasa suka terhadap lawan jenis merupakan issue yang biasa namun sering dalam kehidupanku saat duduk di bangku SD hingga SMP. Tapi, aku yang masih punya banyak mimpi dan kesempatan saat itu tak pernah berhenti berusaha hingga akhirnya beberapa dari mimpiku tercapai, bahkan melebihi dari yang kuharap. Lulus dengan predikat Juara Umum SMP Nasional 1 Bekasi Tahun 2007/2008, dan diterima di SMAN48 Jakarta, salah satu sekolah favorit di Jakarta Timur.

Aneh ya, aku merinding membayangkan betapa mungkin aku meraih prestasi yang menurutku cukup besar itu. Bila membandingkan dengan diriku yang sekarang, hanya garis datar yang memenuhi grafik pencapaian ku. Flat, bahkan semakin menurun.

Aku sering bertanya pada diriku sendiri apa yang benar dari diriku yang dulu, dan apa yang salah dari diriku sekarang. Aku masih lah perempuan yang sama, hanya usia dan keadaan hidup saja yang berubah. Tak ku sangka tiap bait perubahan yang terjadi pada hidupku telah membawaku sejauh ini. Jauh dari cahaya kemenangan..

Aku tahu, hidup ini bukan tentang menang atau kalah, bukan juga tentang menandingi orang lain. Tapi, aku hanya ingin bisa seperti diriku yang dulu. Dizi yang terbiasa memenuhi waktu dengan banyak kebaikan, senantiasa taat dan patuh pada orangtua, percaya akan keajaiban Sang Rabb.

Keajaiban?

Fiuuh.. Rasanya hal itu semakin impossible-to-expect setelah manusia mengalami banyak kegagalan. Belum lagi kesadaran akan kapasitas diri yang semakin hari semakin menurun, untuk memulai saja kepercayaan diri itu tak jua muncul. Dengan terus begini, apa jadinya Dizi sepuluh, dua puluh atau tiga puluh tahun ke depan?

Hiiy...! Begitu seram hingga aku tak ingin melanjutkan prediksiku.
Akankah aku hanya akan menjadi salah satu dari mereka yang meninggalkan dunia fana ini tanpa bekal yang cukup? Tanpa pernah menorehkan peran besar dalam kemaslahatan banyak umat? Tanpa bisa membahagiakan orang-orang yang kucintai termasuk Ibu ku? Tanpa membawa tiket yang diinginkan setiap insan yaitu menuju syurga-Nya?

Na'udzubillahimindzholik...! I hope that's not how the story goes...

Semester 6, terakhir kali aku melihat IPK ku yang masih jauh dari standar minimal cum laude membuat ku takut tak bisa meraihnya. Satu semester lagi, dengan diriku yang seperti ini? Bisakah?

"BISA!!!", sekeping suara terdengar lamat-lamat dalam batinku.

"Benarkah? Mampukah aku? Masih adakah cukup kesempatan untuk ku yang payah ini? Mungkinkah?", sejurus pertanyaan membludak di pikiran ku. Akal sehat kiranya tak mampu menerimanya saat ini. Tapi, bukankah aku memiliki sesuatu yang bisa menjadi kunci menuju dunia kesuksesan itu?

Ya! Masih ku miliki hal itu, iman ku! Iman kepada Allah subhanallahu wa ta'ala Sang Pencipta Alam Semesta. Dengan mengimani-Nya aku akan terus berlari meniti jalan yang sempat terbelok ke arah yang salah. Dengan iman ini akan ku perbaiki diriku dan menjadikannya batu loncatan untuk terbang mencapai langit mimpiku. Asa yang telah lama terlepas dari genggaman akan ku raih kembali dengannya. Aku percaya, Allah bersamaku.

Mungkin tulisan ini hanyalah sebuah coretan cerita tentang ke-frustrasian ku saat ini. Tapi aku ingin beberapa waktu ke depan ketika aku melihat lagi tulisan ini aku akan tersadar aku telah berikrar untuk menjadi lebih baik dan meninggalkan masa kelamku. Aku tidak ingin kembali karna Deadline terus mengejar.

"Ya Allah, jadikanlah kami terus menjadi pribadi yang memperbaiki diri. Berusaha keras dan ikhlas di tiap langkahnya. 
Buatlah apa yang kami lakukan dan kami tinggalkan semuanya atas dasar untuk mencari Ridho-Mu. Lindungilah kami Ya Rabb, dari segala keputus-asaan dan rasa tidak bersyukur.
Dekatkanlah hati ini dengan kebaikan dan rasa cinta kepada orangtua. Jangan biarkan kami tersesat lagi, wahai  Maha Penunjuk Jalanku.
Sungguh lemah kami tanpa kasih sayang dan pertolongan-Mu, karna itu janglah biarkan kami meninggalkan Engkau dan perintah-Mu.
Semoga iman ini lah yang akan selalu menjaga kami dari kekhilafan, menjauhkan dari ke-futhuran.
Jadikanlah indah akhir cerita dari hidup ini dan syurga tempat kami bernaung.
Aku beriman pada-Mu ya Allah, kabulkanlah doa dan harapan ini..
Amiin ya Rabbal 'alamiin.."

***

By bellizd, Lhokseumawe, 4 April 2013


Sabtu, 19 Januari 2013

Another 'My Brothers' Story


I always getting high when telling about this story, my brothers strory!!

Sebelumnya aku pernah sekali menuliskan post mengenai kedua saudara laki-laki yang aneh bin ajaib ini *(Yang belum baca, di sini post nya)*. Dan sekarang tetiba saja hasrat untuk bercerita timbul kembali. Ini mungkin karna aku terlalu mencintai mereka, *essseeeh…* karna ketika kau mencintai seseorang maka kau ingin sekali memberitahu semua orang perihal cintamu itu, ya kan? :)

Yak, Reksaka Nagara Zp atau yg kupanggil A’ Jipi, dan Resi Muhammad yg ber-nickname Eci, mereka adalah abang dan adik laki-laki yang tercatat resmi di kartu keluarga kami. Tiga bersaudara, dengan aku anak perempuan satu-satunya di tengah bagai dikawal dua pengawal. Tak pernah ku sesali hal ini dan bahkan sangat mensyukurinya. Entah kenapa aku merasa hubungan kakak beradik ini terasa sangat menyenangkan, walaupun mungkin kisahku ini hanya satu dari berjuta kisah indah persaudaraan lainnya di dunia ini.

Ah, tapi aku sering mendengar cerita dari teman-temanku bahwa mereka tidak se-‘intim’ itu dengan saudara kandungnya, terutama mereka yang berlawanan jenis dan berumur tidak jauh berbeda dengan dirinya. Bahkan tak jarang aku mendengar teman-teman berkata “wah kok bisa ya dis..?” atau “iss enaknya…” ketika aku selesai berkoar tentang kedekatan ku dengan abang adikku. Hal itu lah yang semakin menguatkan piker ku bahwa hubungan yang kami miliki ini special *cihiiy~

A’ Jipi, hmm.. jika kamu bertanya abang yang seperti bagaimana sih dia, maka kata yang pertama muncul di benak ku adalah ‘ALAY…!’. Hahahaa mungkin ini hanya sekedar keisengan ku saja menganggap ia seperti itu, padahal sebenarnya kebanyakan orang yang mengenalnya merasa ia orang dewasa yang bertanggung jawab. Itu bisa dilihat dari banyaknya amanah yang ia terima dari organisasi yang ia ikuti di kampusnya. Amanah nya pun bukan sekedar jabatan yang biasa namun bisa dikatakan presidium. Aku sendiri tak tau bagaimana pribadi yang ia tunjukkan pada teman-teman kuliah dan organisasinya. Namun kuakui ia adalah seorang abang yang bertanggung jawab, dewasa ketika menasihati dan tau banyak! Walaupun, yaah… emang iseng dan jahilnya itu kadang-kadang suka kumat apalagi kalau udah jumpa ma Eci, bisa ampe berantem cuma gara-gara becanda xD

Bukan Cuma A’Jipi yang isengnya bikin geleng kepala, tapi juga si Eci yang bisa dibilang teman ‘gila-gilaan’ ku. Kalau kami udah gabung bisa bikin duo grup komedi, kami yang ngelawak, kami juga yang ketawa sendiri. Autis ketemu ‘Tomblo’, udah dah.. gelap peradaban, wakakak…XD

Waktu berlalu, walaupun putaran hidup kami bisa dikatakan sudah berubah drastis dari dulu, aku di mana mereka di mana, hubungan yang layaknya persahabatan ini tak pernah berubah, bahkan makin erat. Hingga kini aku masih sering memakai jasa Abangku ketika butuh teman curhat dan meminta nasihat. Pernah suatu hari aku bermasalah dengan organisasi yang kebetulan sejalan dgn organisasi yg digeluti A’Zp, yaitu yang berbau lembaga dakwah, aku tak pikir-pikir untuk langsung menelponnya dan berkeluh kesah ttg masalahku itu. Memang beda rasanya dengan saat bercerita pd teman-teman perempuan. Nasihat yang diberi walau sederhana, bagai mantra yang sekejap menenangkan hatiku. Jieeh, suhuf bener abang ane :D

Kalau Eci, gak usah di Tanya, ce-es gue itu berooo. Tiap kali aku lagi di medan dan ingin pergi kemana gitu, pasti dia yang pertama ku ajak. Selain tau jalan, ni anak udah kayak temen maen beneran, biar acara ama temen-temen kuliah pun ane ajak dia. Anehnya, dia gak protes gitu, walaupun disuruh nemenin ane seharian jalan ama temen-temen cewek. Duasar makhluk langka, jarang ni nemu adek yang multifungsi kayak gini, muahaha…


Selain minta nasihat dan nemenin jalan, di rumah pun tak beda. Karna dari jaman baheula keluarga kami punya kebiasaan ‘numpuk’ di satu ruangan sampe tidur pun di kamar yang sama, hal itu berdampak sampai sekarang. Aku dan adikku masih sering tidur bareng dan kadang-kadang sekasur malah. “Seorang mahasiswi berumur 19 thn ditemukan tidur bersama seorang siswa MAN yang berumur 16thn”, bah kalo udah jadi headline di Koran bisa heboh masyarakat kampung durian tuh. Hehehe, kenyataannya umur tak membatasi kami untuk malu-malu bahkan ‘jijik’ untuk tidur bareng, pan gak ngapa-ngapain broo. A’ Jipi juga sama kasus nya, walaupun gak sampai tidur sekasur, aku juga sering nimbrung maen di kamarnya yang dipenuhi buku dan komik, bisa sampai ketiduran di situ, dan terpaksalah dia tidur di lantai. Wahaha ini penjajahan namanya :p

Naah, kalau ditanya aku di mata mereka? Hanya mereka dan Allah yang tau :p
Tapi yang kurasa, aku adalah adik sekaligus kakak yang cerewet. Karena ketika aku menasihati mereka, bahkan seperti Mama ke-2, harus begini dan begitu, gak boleh gini gak boleh gitu. Di telepon saja, aku selalu menyisakan waktu untuk berceramah singkat tiap sebelum menutup telepon. Dengan patuhnya mereka berkata “iyaa… he’eh… oke…”. Good boys…! Selain cerewet, aku seringkali jadi penengah ketika terjadi keributan diantara mereka, dan jadi relawan ketika gak ada yang mau disuruh Mama buat ngerjain sesuatu kayak nyuci piring dan bersih-bersih. Baik kan..? Jiaa banggain diri sendiri gini ane jadinya xD

Yah pokoknya, selain Mama alasanku belajar segiatnya biar bisa pulang ke Medan secepatnya setelah ujian blok, mereka juga penguatku ketika rasa malas menjemput. Mau makan bareng lagi, tidur bareng lagi, curhat bareng lagi, nonton OVJ bareng dan meng-autis bareng lagi, berantem bareng lagi. Ya Allah, semoga selalu kau eratkan hubungan persaudaraan ini, menjauhkannya dari segala suatu yang dapat memisahkannya. Aamiin..

Sungguh saudara adalah nikmat yang begitu besar bagiku, mungkin banyak anak tunggal di luar sana yang selalu saja merasa kesepian tanpa saudara dekatnya. Atau mereka yang punya adik namun tak punya kakak atau sebaliknya. Alhamdulillah, dengan ini saja aku sudah merasa lengkap :)

Bagi anda-andi yang diluar sana yang juga mempunyai saudara namun hubungannya tidak terlalu baik, coba cari penyebabnya kenapa bisa gak akrab gitu. Karena dalam Islam sendiri orang yang paling bisa kamu percayai dan harus kamu kasih sayangi itu ya saudara terdekat mu, saudara kandung. Jadi gak ada lagi tu, lebih dekat ama sahabat atau teman daripada sama saudara, lebih sering berantem ama saudara daripada ama sahabat atau bahkan pacar. Di mana-mana saudara se ibu-bapak yang harus diutamakan dapat jatah ‘cinta’ dari kita, begitu bukan? Bukaaaan #plak!

Sekian dari saya, perempuan yang sedang merindukan kedua saudaranya, semoga menginspirasi, setting off, bye~!

Sabtu, 12 Januari 2013

Penilaian Akreditasi dan Riweuhnya Rakyat PSPD UNIMAL


Siip, ini adalah salah satu pengalaman yang wajib untuk diceritakan karena kesannya yang begitu melekat bagi kami para penghuni setia kampus PSPD UNIMAL, Cunda.

Jadi, kemarin tepatnya pada hari selasa (11/12/2012), penghuni kampus PSPD atau yang lebih ingin kusebut rakyat PSPD, dihebohkan dengan kabar mendadak bahwa akan datang tim penilaian untuk akreditasi sekolah kedokteran yang masih ber-status program studi ini. Mahasiswa dikumpulkan dan diberi pengarahan untuk mengerahkan kerjasamanya untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dapat membantu proses penilaian. Di sini, selain diarahkan untuk bersih-bersih kampus yang notabene masih seperti sekolah laskar pelangi ini, tapi juga menambah-nambahkan segala sesuatu yang dapat mempercantik kampus. Tiap UKM yang ada di kampus pun diminta untuk menyerahkan segala LPJ mereka dari mulai berdiri sebagai laporan keaktifan mahasiswa.

Hari pertama (selasa) semangat mahasiswa mulai dipanaskan dengan gotong royong *atau ehem… kerja rodi* yang mana tiap letting diberi daerah masing-masing untuk bekerja. Aku yang hari itu sedang terserang migraine + demam akut tidak ikut meramaikan kegiatan ini jadi kurang tau gimana situasi sebenarnya di TKP. Yang ku tau semuanya bersemangat walaupun kero (kerjarodi) hanya berlangsung hingga sore hari.

Di hari kedua ini yang kerasa banget kero-nya. Start dari jam9 pagi, setelah mendapat pengarahan untuk menghafalkan visi dan misi PSPD UNIMAL yang selama ini bahkan mendengarnya saja pun tak pernah, kami menuju pos masing-masing. Aku yang kebetulan pengurus MUSHAF bergabung dengan teman-teman lainnya untuk membersihkan region Mushala dan sekitarnya.

Kamis, 03 Januari 2013

Blog di Rapel?

Assalaamu’alaikum teman-teman ku, kumaha damang?

Untuk kesekian kalinya aku harus meniup debu tiap kali mengunjungi blog yang telah lama kutelantarkan ini. Honestly, hasrat ingin menulis itu selalu ada tiap aku mengalami hal-hal yang mengesankan dan nyatanya tiap hari selalu aja ada momen yang berkesan namun aku terlalu malas untuk meraih laptop dan mengetikkan sekumpulan kata-kata untuk di pajang di blog koizora ini.

Dan sekarang aku sedang berada di atas mobil, or well, di dalam mobil tepatnya, dalam perjalanan kembali menuju kota Lhokseumawe setelah 1..2…3...4..hari *berhitung* berlibur di kota kelahiranku, Medan.
Bukan karna gak ada kerjaan, justru karna banyak banget yang harus dikerjain setelah sampai nanti makanya aku sempatkan menulis sambil terus jadi penumpang yang baik di mobil yang melaju dengan kecepatan rata-rata 80-110 km/jam ini *yang nyetir hardcore cuy…!*

Niatnya mau nge-rapel semua postingan yang udah diketik tapi belum di share, dan juga ngetik yang belum di ketik seperti pengalaman rihlah ke Takengon kemarin, atau tentang ke-rempongan PSPSD menuju penilaian akreditasi kemaren. So be ready guys ….!!!

Pertukaran Pelajar, Kesempatan Menjajaki Negeri Orang


Diketik pada awal April 2012

Foaah, long time no see my blog, huhuu~

Iroiro attan da yo~ saikin~! =>(translate: banyak yg terjadi lhoo belakangan ini)
Karna itu sebelum lupa, mau curhat bentar :3
Baru 2 hari yang lalu kami ujian Blok Onkologi dan Geriatri, dengan prognosis yang masih belum bisa dipastikan, tapi aku merasa lebih tenang drpd ujian blok imunologi lalu yg mana aku gagal dgn nilai menyedihkan X(
Kenapa? Huehehe~ Alasannnya karna memang di semester ini aku ingin spy lebih baik lg dlm segala hal termasuk prestasi ku. Sebenarnya ada sesuatu yg mendasari semua ini => Program Pertukaran Mahasiswa 2012 :DD

Mau ikutan dis? Ke Jepang yah !? Tapi audisinya udah lewat bukannya ?

Minggu, 26 Februari 2012

Penampilan Spesial Leting 2010 @ LKMM 2012 :)

Okay, singkat saja sekitar seminggu lalu ada acara yg diadakan oleh HMPD di kampus PSPD tercinto kami dan meminta setiap letting utk mempersembahkan seusatu utk ditampilkan. Hal ini udh jadi pikiran utk beberapa mahasiswa di tiap letting yaitu salah satunya aku dan temanku Bebi bahkan dari sebulan lalu. Kami berpikir kira2 apa yg bisa kami tampilkan tp harus beda dari yang lain dan juga memiliki pesan yang bermanfaat. Dan jadilah kami merangkai sebuah cerita yg akan ditampilkan dalam bentuk semi-parodi.


Ceritanya mengenai sekelompok mahasiswa di PSPD dan berbagai kisah yg mereka alami. Masing-masing dari mahasiswa ini punya karakter tersendiri, yaitu si ‘ter-bully’, ‘pemalas’, ‘tukang telat’, ‘tukang berkomentar’, ‘bodoh’, ‘2 bersahabat yang tak pernah akur’, ditambah dgn mahasiswa lain yang juga suka mem-bully si ‘ter-bully’. Beberapa dari kepribadian ini mencerminkan (atau kasarnya menyindir beberapa teman2 yg ada di kampus :p)

Inti cerita ini cukup menarik utk utk sebuah karangan yg dibuat oleh 2 orang gadis di tengah malam beberapa hari sebelum ujian Blok XD

This Johnny’s talent Got Talents

Another post of Nakamaru, yeeaaay!! *suddenly in hi-tension*



Well, this kind of fangirling thing supposed to be posted in my LJ rather than in this blog, but I just have a feeling to post it here (?)

Maa maa, things I want to write about this adorbs Nakamaru is the talents he got. As we know he is the one who always loved to be bullied by the other members of KAT-TUN because of his cowardess of many things and how he reacts after being bullied => extremely cutee X) But in the other side, he got talents that make people not only love him just because of his cuteness but also many things that he can do but not the other.

First, thing i like from a guy => SPORT !

Yah, this Nakamaru does have a really big obsession in Soccer. Not just love to watch the matches but he also really good when playing itself in the field. Uepi once said that whenever Nakamaru starts to talk about soccer in the radio show, he needs someone to stop Nakamaru ‘cause it’ll be a really loooong story, that Uepi himself can’t stand it XD
And this talent proven by Nakamaru being awarded for the MVP in the soccer match in Johnny’s Sport Event 2009, because of the great scores he made for his team, Team White. Isn’t it remarkable?
Yokatta ne, Yucchi! ^v^/


~Johnny's Sport Event 2009 (Soccer)~


Going to the next fancy talent => BEATBOX ~ whoo hoo!





Yup, Nakamaru is always being famous because of he’s the only one who can do beatbox very well among all the Johnny’s talents.

Tuan Rumah kembali~!

Doumo minna-san! Dizi-desu!

Yo, akhirnya berhasil juga mengetik post-an stlh berhari2 maleees bgt gara2 ke-distract ama yg lain. Ya, saya masih begini, belum berubah T.T

Q: Tema post-an kali ini?
A: Curhat! XD

Secara kan jarang bgt aku nge-post curhatan di blog ini => (totally bohong!) XD

Hmm, mgkn dimulai dr kuliah ku yg skrg udh masuk blok kanker dan geriatri. Ini udh semester baru tp IP blm keluar. Dan aku yakin IP ku turun. Dan semestinya aku gak boleh pesimis. Tp emang kenyataannya kalo dilihat kebelakang nilai ujian ku tdk memuaskan. Mau gimana lagi. Baiklah aku akan duduk manis dan menunggu hasilnya. Tidak lupa utk berusaha lebih baik di blok ini. Huoo!!

Rabu, 21 Desember 2011

saya iri dengan JKT48 . . . ( ' _ _)

Doumo minna, dizi-desu!~
Seperti terlihat pd judul di atas, post ku kali ini akan berisi tentang keirian aku pd anak2 JKT48 dan betapa 'nyesek' nya hati ini tiap denger berita terbaru dari mereka. Whoops, chotto matte~! Maksudku bukan dalam arti negatif lhoo, justru dibalik ke-iri-an aku ini aku menyimpan rasa bangga sama mereka yg udah berhasil bawa nama Indonesia ke dunia internasional khususnya Jepang :D

Btw, aku mau sedikit mengulas: "siapa sih JKT48 itu? Band? Boyband? Girlband? Asalnya dari SMAN 48 Jakarta!?"
Lol~
Denger kata JKT kita udh pasti tau artinya Jakarta, nah kalo '48' !? Nononooo, bukan SMAN 48 Jkt tempat aku sekolah duluu! ehem, gimana ya ngejelasinnya *jadi bingung sendiri*, hmm lebih baik aku jelasin dulu AKB48 *nah loh td katanya mau jelasin JKT48 skrg siapa lg itu AKB48!?*~XD 

Singkatnya AKB48 adalah sebuah Idol Group yang dibentuk dari Desember 2005 dan sampai sekarang bisa dibilang girlband paling populer di negara asalnya, Jepang, dan kalau dilihat dari prestasi penjualan album yang mereka raih selama berapa tahun terakhir, bisa dibilang paling sukses di dunia saat ini. Anggotanya ga cuma 48 orang tapi ada buanyaak dari yang tim inti hingga masih trainee dan terbagi jadi tiga tim: Tim A, Tim K, Tim B.

Minggu, 04 Desember 2011

Setelah sekian lama... hahaha~

YO!
it's been a while, hmm, what, 4months? waoo~


post terakhir ku tgl 3 Agustus dan di sini aku menulis tgl 4 desember, lama bukan ? *nyengir ^-----^
Apa yang bisa kukatakan? Hmm, ya aku di sini masih hidup, sekarang sdh berumur 18thn, 'masih' seorang mahasiswi kedokteran di UNIMAL Lhokseumawe dan tinggal bersama teman2 di kosan N&R, dan tentunya masih maniak dgn Jepaaaang! Fufufufu~ =3


Post terakhir ku ttg je-jepang-an itu ngebahas ttg Flumpool yah, pas aku masih bias-biasnya ama Ryuta XD~ but you know what? my ichiban had changed!! Surprisedly i only stayed in Flumpool's Fandom about 2months, then suddenly off to ..... KAT-TUN FANDOM !!! *drumrooll*~


Muahaha~ ketauan labilnya XD XD


Mengapa? Ini akibat pas liburan lebaran kemarin aku sempat terobsesi dgn dorama 'GOKUSEN 2' dimana ada Kame dan Jin yg merupakan 2 dr 6 anggota KAT-TUN, yg belakangan ngenalin aku ke new fandom ini. Xixixi~ =d





 At once, i was surprised too! Why Boyband?
Maa, there's no special reason for it, because u can easily fall into a fandom without knowing why~lol
for more complete topic of my entering into KT's fandom, u can find it in my other blog = = => 'Okureru Dango'

Rabu, 03 Agustus 2011

Pergi menemani ibu ke pasar


Hahahaha kalo liat judulnya, langsung  berasa mau baca cerpen buatan anak SD yang dipajang di mading sekolah atau di majalah Bobo, wakaka~ Tapi seriusan ini aku mau cerita ttg pengalamanku yang akhirnya keluar dari kandangku untuk menemani si mama belanja menuju hari pertama di Bulan Ramadhan, di pasar atau kalo orang Medan bilang ‘Pajak’ yang berada tidak seberapa jauh dari rumahku.


(Beating) Negative Thoughts

Ku kira, telah berhasil ku lewati fase yang paling sulit dari pengobatan penyakitku, yakni operasi. Ku kira, setelah ini aku sudah mulai bis...