Selasa, 11 Maret 2014

カラッポでも。。

何回も「頑張りたい」って呟いても
何回もプランをしっかり作っても
だめな私はまだこのままで
なんも出来上がり無くて無駄なことを続けてばっかり
夢はいつでも見たなのに追いかけるのやる気が出ない
やっぱダメだなぁ

勝ちに久しぶり私は毎日過ごしてきて、いつの間にか追いかけるはずことはどんどん忘れる
心がどんどんカラッポになって、持ってるものや失うものほどもう分からなくになる
全然目の前にあることを見当たりは出来なくてただ歩いてる
やっぱ私はずっと前から進むことはないんだ
ずっと後ろのほうで残ってる

でも。。
こんなダメな私は
いつでも認めた人がいる
どんな悪いとこを魅せても、笑顔で、素直に褒めてくれた人がいる
それは私の人生では一番大切なものかもしれない
何回落ちても
何回失敗しても
「頑張れ!」とか「あなたなら出来る!」とか言ってくれる人がなんだかいる
だから。。
また初めてみれないといけない
弱くても、心がカラッポでも、時々怖いこともあるけど、またやり直したいんです。

このノートはまた「情熱を魅せたが結局何も起こらない」ノートになっても、書いてホッとしてる。もう決めたからね、いつか人生になにかすごいことを作ってれば、いつかそれを本に永遠にする。

最後に、「頑張ります!」。

Jumat, 31 Januari 2014

Nowadays

Ossu!!

Lama tak nge-post, banyak kisah padahal..

Seperti contohnya belakangan ini, kehidupan kampus berubah!

Gak ada jadwal kuliah lagi, bener-bener kalo gak hati-hati bisa molor waktunya

Sekarang fokus ama skripsi dan persiapan kres dan ujian compre

Wah waah, kehidupan mahasiswi yang normal ya...

Tapi..

akhir-akhir jadi lebih sering memasak

seperti contohnya waktu temen-temen lagi ujian blok, diriku dengan bahagianya memasak "sose~don"



menu yang amat biasa tapi karna pake resep sendiri dan ternyata rasanya enak banget itu bikin puas banget!

oia udah bisa mecahin dan nuang telur dengan satu tangan lhoh! bangga gitu karna biasanya selalu beleberan

"Di antara kesedihan ada kebahagiaan.." seperti itu rasanya

Alhamdulillah :)

Sejak saat itu rasanya hari-hari terasa lebih mudah

Entah mengapa, meskipun ada hambatan selama kita tetap melangkah dan menyempatkan melakukan hal yang kita gemari, rasa berat di hati itu musnah

Seperti contohnya makan dengan sumpit, terdengar tidak nasionalisme tapi menyenangkan! Selera makan max !!

Akhirnya move on juga, dari masa yang suram

For the time being i'll just fight over things in front of my eyes

Last but not least, Riida, a.k.a Oh-chan, a.k.a Satosshi, right now i'm into him! Suteki na otoko dakara ne <3

Then, see you around!

Senin, 23 Desember 2013

Realita dan Mimpi di tangan kecil ini

Beberapa hari ke depan suasana tahun baru akan menghampiri
Kalender 2013 akan segera diganti dengan 2014
Mungkin kota yang ku tinggali saat ini akan ber-pemandangan yang sama, namun tetap saja ada memori tersisa di sana

Hari demi hari kujalani dengan biasa. Seperti ku katakan di posting-an sebelumnya, setelah menginjak umur 20 tahun 'ordinaritas' akan semakin terasa dalam kehidupan ku. Well, ku akui banyak kejadian yang terjadi beberapa waktu terakhir yang mau tidak mau berhasil membuat tawa pecah, haru biru, bahkan rintihan ke-putus-asaan. Hmm, mencoba menjadi orang dewasa itu tidak mudah.

Bila melihat ke diriku yang dulu, setidaknya saat awal mengenal dunia perkuliahan, kedua tangan ini begitu penuh dengan mimpi-mimpi yang ingin ku raih. Mimpi-mimpi itu juga memenuhi hati ini hingga terkadang aku mengalami sesak napas ketika memikirkannya. Agak berlebihan mungkin, tapi itu yang namanya semangat masa muda. Diriku yang masih remaja, terus berlari ke segala arah mencoba setiap kesempatan yang mungkin saja dapat mengantarku pada tujuan. Saat itu, tak sedikit jalan buntu yang ku temui, namun banyak pula keberhasilan kecil yang meningkatkan derajat motivasiku untuk semakin lebih baik.

Wah indahnya bermimpi itu, selalu ada alasan untuk bersemangat di pagi hari dan menggunakan tiap detik dengan maksimal. Sekarang aku jadi heran, masihkah mimpi itu ku genggam?

Telapak tangan ini masih sama bila kuperhatikan, mungkin setidaknya ada pertumbuhan sebesar 0,0000...- mm pada ketebalan kulitnya. Namun yang kugenggam dulu perlahan telah menghilang sepertinya. Aku sudah lama melupakannya.

Anak kecil berbeda dari segi fisik dan psikis dengan orang dewasa. Mungkin secara fisik orang dewasa bisa berbangga karena mereka terlihat lebih besar dan bisa berkuasa, namun secara psikis aku tidak yakin kami menang. Ada kurang ada lebihnya memang. "Jadi orang dewasa gak enak..." begitu kira-kira dialog beberapa anak kecil dalam sebuah iklan kartu seluler. Yah, karena aku baru beberapa minggu memiliki umur yang dikatakan menginjak kedewasaan, aku masih belum tau.

Jarum panjang di jam tangan yang ku cepatkan setengah jam lebih ini terus berjalan. Sembari melihat ke langit biru, aku bertanya-tanya berapa lama waktu yang Ia jatahkan untukku? Sebuah misteri yang membuat bulu kudukku berdiri memikirkannya.


"Bekerjalah seakan kau akan hidup seribu tahun lamanya, dan beribadahlah seakan engkau mati esok"

Oke, nasihat yang diungkapkan oleh Ibnu Umar RA itu sebenarnya sudah sangat cukup untuk memotivasiku yang langkah kakinya begitu lamban ini. Untuk saat ini bermimpi terlalu sering juga bisa menghambat.

Orang dewasa harus bisa realistis. Hmm, kalau menurutku sih cita-cita tidak boleh pernah lepas meskipun kau bertambah tua. Tapi menurut pendapat beberapa orang dewasa yang umurnya jauh di atas ku, setelah lamanya kau merasakan asam-manis kehidupan, tanpa kau sadari hatimu sudah pasrah sepenuhnya pada kenyataan dan lupa untuk bermimpi. Baiklah kalau memang begitu masa depanku nantinya, maka aku harus buru-buru meraih mimpi itu sebelum idealistis musnah dari cara pikir ku.

Gotta go, jika aku hanya duduk dan memikirkan kata-kata apa yang harus kusiapkan untuk memulai perjuangan ke sekian kali ini, aku akan gagal seperti sebelum-sebelumnya. Pahit, perih, dan sakit itu akan kujadikan pelajaran bukan hukuman yang akan datang kembali.

Insyaa Allah, dengan meluruskan niat, aku mulai dengan Basmalah..

Kamis, 31 Oktober 2013

Shining 20 ( 輝く 20 )

Assalaamu'alaikum !
Selamat sore !

Mungkin ada yang sadar tapi banyak yang lupa bahwa hari sudah masuk 2 hari terakhir di bulan Oktober ini.
Aku sendiri merupakan orang yang hanya melihat kalender ketika butuh saja, selebihnya menanya teman atau bahkan tidak peduli. Dan seperti biasa aku tidak sadar bahwa sudah tanggal 30

What should I say? “Happy Birthday to me…!!” ?
Err, i don’t think it’s the best greeting, maybe it’d be … “Hey you’re 20 now! Be damn-realize it gal !!

Fiuuh, 20 ya? Ooh…

Ah iya omong-omong hari ini tak disangka masih banyak yang memberI ucapan meskipun semalam aku berharap tidak ada yang ingat sama sekali sehingga aku tidak perlu bereaksi terhadap kehebohan mereka yang memberi selamat. Baru kali ini aku sengaja me-non-aktifkan facebook ku agar namaku tidak terpampang di timeline hari ini. Somehow it’s too embrassing being the one who gets attention as the birthday girl => phlegma mode on

Alhamdulillah, meskipun hati ini malu aku tetap merasa senang. Ketulusan yang tesirat dari kata “selamat yaa…” membuat hati ini terasa lega sedikit. Segala permasalahan dan kebingungan rasanya teredam sesaat, bak tumbuhan kering yang kembali dipercikkan air segar. Untuk sejenak Allah mengingatkan ku lagi bahwa aku tak sendiri. Terimakasih teman-teman dan kerabat yang telah mengucapkan. Meskipun itu bukan merupakan sesuatu yang disyariatkan dalam Islam, ternyata sebagai penerima ucapan aku merasa mereka ber-hak mendapat balasan kebaikan. Hontou ni Arigatou gozaimasu !

But still, walaupun hari ini cukup banyak mendapat ucapan, status “futsu-sa” (ordinaritas) ku tidak terlalu berubah. Bila diibaratkan dalam sebuah grafik, maka “futsu-sa” ku hanya menurun turun 1 skor walaupun sebenarnya skor ku sudah terlalu over XD

Hari ini aku ulangtahun dengan sangat biasa! Bangun di pagi hari dengan biasa, pergi ke kampus ujug-ujug dengan biasa, menerima dan membalas ucapan dengan biasa, dan pulang dengan biasa.

Waah, sepertinya kehidupan ku yang begitu ‘futsu’ ini akan terus berlanjut. Dan aku rasa ketika seseorang menginjak periode usia 20 tahun ke atas maka kehidupannya akan lebih ‘monokrom’ daripada masa remaja yang begitu berwarna.

Honestly, monokromisasi itu sedikitnya sudah kurasakan satu tahun ke belakang ini. Hampir setiap hari bergemul dengan permasalahan yang tiada henti membuat hati dan otak berkerja keras. Perasaan dipermainkan oleh logika. Untuk mempercayai seseorang bahkan sudah amat sulit. Mungkin itulah mengapa aku selalu merasa sendiri. Sedikit saja berbuat kesalahan akan dapat melukai hati orang lain, karena itu.. aku lebih baik tidak melibatkan orang lain dalam perjuangan ku. Dan nyatanya lebih nyaman begini, tidak bergantung pada siapapun selain kepada Rabb-ku. Sedikit demi sedikit, aku merasa aku bisa menjadi kuat.

Dan untuk lima, sepuluh, atau tigapuluh tahun berikutnya, aku akan terus berusaha dengan kekuatan yang kukumpulkan sendiri. Nah, itu bukan berarti aku tidak membutuhkan seseorang untuk menemaniku dalam perjalanan ini. Sungguh aku ingin bertemu dengannya yang hingga akhir akan menjadi seseorang yang bisa selalu ku dukung dan mendukungku. Dengan ku ia akan semakin tangguh begitu pula sebaliknya. Bersamanya akan hilang kerinduan yang selama ini meliputi hatiku, Insyaa’ Allah segera dipertemukan :)

Donna ni tookutemo, negai wa kanau...

Iman ini masih akan ku pegang erat sebagai landasan ku menjalani hari-hari ke depan. Selalu ku mengingat-ingat kembali tujuan utama manusia di ciptakan di bumi Allah ini, yaitu untuk beribadah dan menjadi khalifah. Hingga akhir perjalananku nanti, apa mungkin aku mencapai tujuan itu? Sungguh bersyukur, setidaknya hingga hari ini, Allah masih memberi kesempatan padaku untuk mencapai tujuan itu. Bersamanya, terselip mimpi-mimpi lain yang ingin ku raih. Dan mengingat beberapa hari lalu ketika aku menghadiri pengajian di rumah tetangga yang baru saja meninggal, aku semakin khawatir waktu ku tinggal sebentar lagi. Mungkin saja tahun depan, atau besok, atau mungkin nanti malam?

Pertanyaan nya kini bukan apa yang harus kulakukan, tapi apa saja yang sudah kulakukan? Cukup banyak untuk memberi kebaikan bagi diri ini maupun orang lain? Sudah siap kah aku?

Semoga kita semua selalu dalam perlindungan-Nya, aamiin..

Rabu, 23 Oktober 2013

6 left... Eh, Mou?

Now just saw my cellphone's calendar, it's 24 !!
which means only a couple days left 'til the day of my judgement XD <= exegerrating

Oh no ! Yabai !
You know i haven't prepared well, so much things to do!

Looking back to the beginning of September, i was like "okay let's prepare the best...!!"
And now i've realized that the progress turned to be so slow
Shame me --"

Ah, maybe for anyone else being 20 isn't a very big deal but it is for me.
Besides i have a dream to meet my fated one this year so i have to be ready, i also don't want to enter the new chapter of my life being unready.

Adolesence ?
Well, it's not from the count but from the personality itself

And i know, it's not easy to be an adult
So many complicated things i have to go trhough
Oh well, episodes of my teen-age also had painful times actually so i'll pretend that i could overcome it

Pretending?
It is what i've been doing 'til now
But i know, by pretending to be strong someday I will be strong then..


GANBAROU !!


Senin, 07 Oktober 2013

23 left 'til 30

BismiLLAH

Selamat malam indonesia, juga negara-negara yang merasakan gelapnya malam ini!
Hm ? Apa orang-orang di negara itu mendengar salam ku?
Ah ya sudahlah, sebenarnya bukan itu tujuan utama ku menulis malam ini

Dan yah, mungkin ini akan jadi tulisan galau ke -xxxxx ku, haha datang lagi si Malau, manusia galau :p
Ada yang bilang galau akan terasa bila terdapat sesuatu yang mengganjal hati yang membuat kita jadi gelisah. Ada benar nya juga, selain itu keikhlasan yang belum muncul mungkin salah satu faktor seseorang merasakan galau dan gundah di hatinya.

Fiiuh, ikhlas ya...?
Aku harap setelah mem-posting ini akan timbul perlahan-lahan rasa ikhlas itu

Banyak hal, yang terjadi beberapa waktu ke belakang ini, dari yang menyenangkan, duka, haru, hingga yang tidak disangka.
Satu hal yang pasti, kepadatan jadwal mahasiswa semester akhir menambah riweuh nya suasana yang sudah duluan berwarna-warni.
Aku, masih dengan jiwaku yang terus berpikir telah meninggalkan tapak kaki ku di berbagai jalan cerita.
Kesalahan-kesalahan yang terbuat, membuat ku benar-benar tak habis pikir bagaimana caranya memutar waktu kembali.
Andai saja, si payah ini tak pernah melakukan kebodohan itu..

Namun dibalik semua itu, setitik demi titik cahaya juga perlahan menerangi pikiran ku..
Menyadarkan bahwa aku seseorang yang beruntung!
Yang ku rasa, Rabb ku Allah SWT begitu menyayangi ku hingga aku telah berada sampai titik ini.

Sungguh aku tak pernah menyangka apa yang telah Allah lakukan hingga segalanya jadi seperti sekarang, jaaauuuh lebih baik bila melihat ke keadaan ku beberapa tahun lalu. Alhamdulillaahirrobbil'alamin....!
Patut di syukuri, dan dijadikan bekal untuk selalu bersemangat nantinya

Tapi, dalam tiap kisah pasti selalu ada 'tapi' :)
Cita-cita dan angan yang ku miliki, semua terangkum dalam sebuah rencana dahsyat buatan manusia.
Begitu sempurna ketika awalnya, 'tapi' ternyata amat susah dijalankan.

Memang hijrah menuju kebaikan itu sulit, teman.
Apalagi kepayahan itu telah melekat padamu sejak dari lama.
'Tapi', aku tidak mau melulu payah, di mata manusia, dan tentunya di mata Allah.
Aku ingin hebat, seperti Rasul dan para sahabat terdahulu, juga seperti Ayah dan Ibuku.

Keikhlasan itu memang berat, apalagi harus melepaskan sesuatu yang entah mengapa teramat sulit dilupakan.
Kebiasan-kebiasaan tidak berguna itu, kadang masih terasa menyenangkan bagiku
Wah, sepertinya gembong syaithan-syaithan itu belum rela aku 100 % lepas dari tawanan juga misi busuk mereka.
NO!! Aku akan berubah, tentunya dengan tuntunan dari Rabb ku Yang Maha Memberi Petunjuk

Kehebatan orangtua bisa diturunkan gak ya?
Ku rasa bisa bila si anak benar-benar ber-tekad mengikuti jalannya.

Hidayah? Hmm...
Semoga memang itu yang terus Allah sinyalkan kepadaku
Aamiin (/\)

Dan,
Aku akan terus berlari..
Hingga keajaiban itu di tanganku,
keajaiban untuk berkumpul bersama keluarga tercinta dalam syurga-Nya
Itulah angan terbesar ku..

Sabtu, 24 Agustus 2013

So Long BISS !

Now, freezing out my feet with low temperature in Dago, Bandung

Just wanna say, i'm really grateful to had a chance joining Bali International Summer School 2013
The event was really well prepared, and i can say we're all satisfied with all of the activities and the accomodation they arranged. Great job for the commitees!

I couldn't imagine it was just like yesterday i arrived at Denpasar, and now i'm already in Bandung preparing for my leaving back to my hometown today. All the new knowledges, experiences, also relation that had been ensued while joining this event are something that i would never forget for the rest of my life.

Bali is a beautiful island with a very viscous classical culture in every side you go. A week just never be enough to explore the unique and the wonders of this island. Especially in Uluwatu, i really love how the Sunset turned down gorgeously and reflected by the wide blue sea. Ooh God, i really want to take my family there next time i have a chance..

And i realize, the farewell we had at the last was really sad. You know that someone will realize how much he love a person when he's losing it. I was feeling a strong chemistry between all of participants especially when they drove a goodbye at the very last meeting. I'm just hoping that we will meet again someday, gather around and make a good time again.

So Long Friends ! I will miss you very much, wish you a very luck in every path you take.
Please promise me, we will meet again..

Can we? :)

Minggu, 28 Juli 2013

読みかけのラマダン

こんばんわー!
今、初めに日本語でブログを書いてる
日本語が大好きなのでちょっとやってみたいなぁと思います。(・@)

さぁー!何が書けばいいかな。。
そうだ、最近の話でもしよう!

まぁね、ラマダンだから私の日常は普通です。
断食したり、コーランを読んだり、ご飯を作ったり、そしてタラウェっていう祈りをしたり、そいうの日常だ。普通だね?
やー、普通だけど楽しいよ。今の日常は大切な家族が私と参加してるから。珍しいの時から大事にする。

そして、今私が嵌ってることがそれしかある。
それはね、言うのはちょっと恥ずかしいけど教えてあげるわ!(-_- )( -_-)

そうですね、私今またファンドムに生きてきた、久しぶりだー!
って思い出してきて、確かに最後のファンドムは小栗旬‐さんのだった。
今は本郷奏多に嵌ってきたー、ジャンジャーン!(笑)

初めて観たのは「GANTZ」っていう映画で、あの時は全然彼のこと気付かなかった
でも「正義の見方」っていうドラマを見た後にすぐ彼のファンになってきた
顔がかっこよくて、園児も良いし、もっと彼のこと知りたかった。
だからかな‐ちゃんに関係があることに全部調べてみた
で、映画やドラマやPVなどダウンロードしました
私の一番好きなファイルは富田ラボのPV「ずっと読みかけの夏」です。曲が良いし、PVも素晴らしい。今まで何回みたのか分かんない、好き過ぎてね (´ ).。o


良過ぎるなシーンだなぁ

それなのに、いつまでこんな不になるのが分からないわ
ただいま楽しみたいだけです
そして今の私は昔の私と違う
またバカなファンギャルになるなんて嫌だわ
もっと良いになりたくて、余計なことはしたくない
だから頑張りたいんです。ラマダンのことも、そして将来のことも。
絶対に愛するな親に幸せにさせる

ここまで以上かも、また日本語で書くから、待ってね!じゃーね!(^^)

Selasa, 16 Juli 2013

'Rantau 1 Muara' dan Deretan Judul Lain yang Ingin Segera Ku Tamatkan

Alhamdulillaahirabbil‘alamin sudah memasuki hari ke-8 di bulan Ramadhon bagi umat yang mulai melaksanakan ibadah puasa nya dari tanggal 10 Juli lalu. Sembari evaluasi jadi teringat apa ya yang sudah ku lakukan lewat seminggu ini, sudahkah cukup sebagai permulaan yang baik? Hanya aku dan Allah yang tau.

Yang jelas aku punya berita gembira bahwa aku telah menyelesaikan membaca beberapa buku belakangan ini yaitu: ‘Menjadi Wanita Paling Bahagia’ karya DR. Aidh Al-Qarni yang ku ulang membacanya setelah pernah menyelesaikan nya beberapa tahun lalu, ada juga buku 'The Perfect Muslimah’ nya mas Ahmad Rifa’I Rif’an yang ku selesaikan hanya dalam 4 hari berselang, dan yang terakhir adalah novel ‘Bumi Cinta’ nya Kang Abik yang memecah rekor membaca novel tercepat ku yaitu hanya dalam sehari lebih beberapa jam alias 2 hari kurang !! *tepuk tangan sendiri*

Buku yang sangat inspiratif, menggugah hati tiap muslimah
yang membacanya ingin segera menjadi 'The Perfect Muslimah'

Buku yang konten dan pesannya sangat indah, hadiah spesial
dari Almarhum Papa ku tercinta saat aku berulangtahun ke-13 :')

Alhamdulillah ini bisa kucapai karena memang kemarin aku memiliki banyak waktu senggang akibat ‘mamnuk’ sehingga tidak banyak ibadah yang bisa kukerjakan seperti sholat dan membaca qur’an. Jadi, ku lahap saja buku-buku yang sedari dulu telah menggoda ku itu. Jujur saja, baru kali ini aku merasa begitu tergila-gila terhadap bacaan inspiratif baik itu buku motivasi ataupun novel. Bisa dibilang kini membaca benar-benar telah menjadi salah satu hobiku. Rasanya sehari tidak membaca itu seperti kekurangan energi, seperti telah ditinggal peradaban dan merasa terbelakang sendiri. Haus akan ilmu pengetahuan baru ^__^

dengan membaca lembaran kata-kata saja dari satu ruang kecil kita bisa melangkah menjelajahi dunia yang luas sesuka hati kita

Subhanallah memang benar kata-kata orang terdahulu bahwa membaca adalah jendela dunia, dengan membaca lembaran kata-kata saja dari satu ruang kecil kita bisa melangkah menjelajahi dunia yang luas sesuka hati kita. Seperti Novel 'Bumi Cinta' ini yang membawaku berwisata menikmati keindahan negeri Rusia yang terkenal sebagai Negara paling bebas di dunia. Tidak hanya itu, karakter orang Rusia juga budaya dan makanannya rasanya telah terjamah olehku hanya dengan membayangkan tiap baris cerita yang tersusun apik dengan gaya bahasa yang cerdas. Baru kali ini aku merasa ketagihan membuka lagi dan lagi tiap lembaran sebuah novel. Kisah yang memiliki tokoh utama yang bernama Ayyas ini begitu seru, begitu banyak intrik tapi juga menyuguhkan gambaran sejarah terdahulu yang menakjubkan dengan tak ketinggalan sentuhan humor yang hangat.


Well, mungkin humornya tidak begitu terasa dalam novel ini karena menurutku ceritanya cukup serius tentang seseorang yang berusaha mempertahankan dirinya dari godaan nafsu selama dirinya berada di negeri orang. Hanya saja aku berulang kali dibuat tertawa kecil tiap kali diceritakan mengenai ke-kikuk-an Ayyas ketika bertemu dengan nonik-nonik Rusia yang tidak diragukan lagi kecantikan dan keanggunannya. Belum lagi para wanita itu tak segannya sering menggoda Ayyas yang membuat aku merasa kasihan sendiri. Akhir ceritanya juga tidak diduga, bisa ku simpulkan Kang Abik sangat suka menulis novel yang penuh dengan  intrik dan rumit tapi masuk akal dan seru, seperti novel-novel nya yang lain yaitu KCB dan AAC.

Alhamdulillah setelah menyelesaikan buku-buku itu, aku masih berniat menambah daftar riwayat bacaan ku. Jujur selama ini aku lebih suka melihat sesuatu yang bergerak karena sifat ku yang memang kinetic-visual, suka bergerak dan melihat. Jadi video-video menarik lah yang selalu jadi hiburan ku saat senggang. Adapun buku-buku yang kubaca kebanyakan tentang belajar bahasa jepang dan budayanya. Ada beberapa buku islami tapi yang begitu-begitu saja. Kini 'passion' membaca ku telah berkembang merambah novel dan buku biografi orang-orang terkenal.

Dulu yang pertama kali membuatku candu membaca novel adalah tetralogi '4 Seasons' nya Ilana Tan, ceritanya tentang kisah cinta di berbagai lokasi dan musim berbeda tiap serialnya, ada di Seoul, Tokyo, Paris, dan London. Aku sangat menyukai alur ceritanya begitu pula gaya penulisan Ilana Tan. Tidak seperti novel cinta yang pernah ku baca sebelumnya yang lebih kekanakan. Bahasanya tidak terlalu berat tapi dalam, aku bahkan sempat menitikkan airmata saat membaca 'Auntumn in Paris' saat di akhir cerita sang tokoh utama mencoba bunuh diri. Gak nyangka bisa sampe segitu kebawanya. Sejak saat itu progresi membaca ku tidak terlalu maju, tapi setahun belakangan ini mulai meningkat karena ada banyak waktu yang sengaja ku luangkan untuk membaca. Mau di rumah, kampus, atau di jalan daripada bengong mending baca.

Novel yang amat ku sukai selanjutnya adalah trilogi 'Negeri 5 Menara'. Bukunya udah terlihat di rumah entah dari kapan tapi baru terbaca pada pertengahan 2012 lalu dan hasilnya.. wow!! Aku berhasil tersihir dengan serunya kisah Alif dan kawan-kawan santrinya dalam menggapai mimpi mereka. Sempat belajar bahasa arab juga sih gara-gara baca buku itu, dan setelah selesai aku langsung saja melanjutkan dengan serial keduanya yaitu ‘Ranah 3 Warna’ yang gak kalah serunya. Buku ini aku juga cepet menyelesaikannya, padahal waktu itu sambil liburan di Banda Aceh. Inget banget aku baca buku itu dengan damainya di pinggir waduk di Taman Kota Banda Aceh dengan disertai semilir angin sore yang menyejukkan, lengkap sudah kebahagiaanku hari itu :D


Dan sekaraaaang, Jeng Jeng Jeng!!! Serial ke-tiganya alias yang terakhir sudah di tangan!! Judulnya ‘Rantau 1 Muara’. Covernya cantik banget deh, warnanya hijau kebiruan gitu gak kalah bagus ama cover serial-serial sebelumnya. Pengen cepet-cepet ku 'jamahi' ini novel, karena banyak review yang mengatakan novel ini very recommended dan ceritanya beda sama 2 novel sebelumnya. Waah, padahal pas pertama kali  baca sinopsis nya agak males gara-gara ceritanya Alif sudah beranjak dewasa dan mencoba mengadu nasib dalam pencarian kerja dan jodohnya. Tapi melihat review itu langsung naik lagi semangat bacanya, memang don’t judge a book by it’s synopsis, hehe ^^

Selain karya nya Bang Fuadi yan baru rilis pada 27 Mei lalu itu, aku juga ingin di Bulan Romadhon ini bisa menyelesaikan setumpuk buku-buku bacaan lain yang tersusun rapih di perpustakaan mini yang ada di rumah di Medan tempatku berlibur sekarang. Dua perpus mini ini sebenarnya milik abang dan adik sepupuku, karena pemiliknya tidak membaca dan mengizinkan ku meminjam yaa aku libas aja. Mana bagus-bagus lagi bukunya, Alhamdulillaah punya banyak saudara yang suka mengoleksi buku, lumayan menghemat juga hihii. Beberapa dari buku yang ingin ku selesaikan adalah ‘Sunset Bersama Rosie’ nya Tere Liye dan ’99 Cahaya di Negeri Eropa’ nya Hanum Salsabiela Aries, a.k.a putri kandung dari Bapak Amien Rais, bersama suaminya Rangga Almahendra. Kabarnya novel ‘99 Cahaya’ ini akan segera difilmkan dan dijadwalkan sudah mulai syuting dari tahun ini. Wah harus selesai baca dulu baru boleh ntu film keluar di bioskop! Hehee~

Tapi yang jelas, seberapa banyak buku yang bermanfaat dan membuka wawasan itu, sebaik-baiknya bacaan adalah Kitab Suci Islam yakni Al-Qur’an yang langsung difirmankan oleh Tuhan Semesta Alam, Allah Ta’ala. Tak akan ada artinya menamatkan beratus buku bila untuk mengkhatam-kan sekali saja Al-Qur’an di bulan yang mulia ini tidak bisa. Tak hanya ayat sucinya saja terjemahan dan tafsir pula patut dikhatam-kan, dikaji dan diresapi. Semoga banyak pencapaian yang bisa aku dapatkan sembari beribadah dan mengumpulkan banyak berkah-Nya di bulan ini. Aamiin ya Allah.

Yuuk teman-teman yang masih bingung menghabiskan waktu liburannya Romadhon nya selain ibadah ngapain, mari membaca ! Insya Allah waktu bisa tersisihkan dengan begitu bermanfaat n' jangan lupa tetep di-khatam-in yaa tilawah Qur’an nya ^___^



Thanks for Reading ! 

Sabtu, 13 Juli 2013

Ramadhan yang Terlambat

Assalaamu'alaikum ikhwafillah !

Ini postingan pertama ana tentang bulan Ramadhan, telat yak udah hari keberapa padahal -.-

Ana juga belum bisa berkata apa-apa karna ini tulisan singkat. Anggap aja pemanasan karna ke depannya Insyaa Allah ana akan mem-post lebih banyak tentang bulan yang penuh berkah ini. Walaupun nanti misal lupa nge-post, semoga hari-hari tidak pernah lupa dengan target pencapaian yang udah dipasang sebelumnya.

Yossh, mari bersemangat dan berlomba-lomba mengumpulkan catatan kebaikan di bulan yang limited edition in a year ini, hehe

Puasa dan libur bukan hambatan untuk tetap berkarya dan mengerahkan segenap jiwa raga di jalan Allah yang mulia ini, ALLAHU AKBAR !! \\(^O^)

PUSING

Pusing~!

Itulah yang kurasakan sekarang.
Melihat putaran kehidupan yang terus menampakkan putih dan hitamnya, aku mencoba untuk menelaah bagaimana respon yang harus ku berikan.
Aku memang bukan manusia yang sempurna akhlak dan ilmunya, tapi secercah keimanan masih menyadarkan ku bahwa banyak yang salah. Bukan hanya pada drama kepemerintahan tapi juga pada orang-orang terdekat ku, dan aku.

Menyedihkan, ketika kita mengetahui sebuah kebatilan tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghentikannya. Batinku berteriak bahwa aku telah melakukan berbagai usaha tapi selalu gagal. Benarkah begitu?

Aku belum mau menyerah, walaupun pusing.
Pusing akan metode apalagi yang bisa kupakai dalam perjuangan menumpas keburukan di depan mataku.
Wiiiiss, gaya bicara ku bagai para pahlawan yang ada di sajian televisi saat ku kecil. Tapi memang, bila aku tak bisa menjadi pahlawan aku tak ingin menjadi pengecut. Pengecut yang mundur membiarkan yang salah yang menang.

Mungkin saat ini aku bukan lah siapa-siapa yang suaranya bisa didengar oleh mereka. Tapi bukan berarti itu membuatku bungkam atas apa yang ku tahu tidak mau mendengar.
Mereka punya telinga hanya saja tertutup oleh sesuatu yang hingga kini aku masih pusing apa itu.
Aku akan terus berusaha, memperbaiki diriku dan kelak memperbaiki dunia.
Tidak salah bukan bila aku bermimpi seperti itu, karena memang perubahan itu dibutuhkan !

Pusing tapi akan aku cari penawarnya dengan terus berpikir.
Tak akan kubiarkan syaithan dan teman-temannya menari-nari sambil tertawa pada ku yang miris melihat keadaan yang terjadi sekarang.
Mulai dari sendiri sambil terus mengingatkan sesama.
Ku mohon wahai engkau yang masih memiliki iman, sadarlah !

(Beating) Negative Thoughts

Ku kira, telah berhasil ku lewati fase yang paling sulit dari pengobatan penyakitku, yakni operasi. Ku kira, setelah ini aku sudah mulai bis...